Artikel terbaru :
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Waspada!!! Telur Lalat pada Makanan Anda...

Penulis : Abi rifqi pada hari Sabtu, 09 November 2013 | 22.51

Sabtu, 09 November 2013

Pernahkah berpikir ini adalah telur lalat?
Assalamu alaykum rekan2 blog rifqi.. Selamat malam. Semoga kita semua selalu dalam keadaan yang sehat dan selalu dalam lindungan Yang Maha Kuasa.

Pada tulisan kali ini, saya ingin menyampaikan kepada kita semua betapa pentingnya kebersihan lingkungan bagi kehidupan dan kesehatan. Betapa tidak, karena jika kita tidak memperdulikannya, maka bukan tidak mungkin virus, kuman ataupun hewan-hewan penyebar penyakit dapat dengan mudah berkembang biak di dalamnya.

Seperti yang anda lihat pada gambar di atas, jika kita tidak mengenal benda apa yang berukuran kecil dan berwarna putih tersebut, pasti kita akan menganggap itu adalah tumpukan bumbu masakan. Namun ternyata bukan. Itu tidak lain adalah butiran-butiran telur lalat. Lalat yang biasanya hinggap pada makanan kita ternyata bukan hanya mencari makanan tapi juga menebar butiran telurnya.

Lalat betina dapat bertelur dalam sehari 50-150 butir. Telur-telur ini akan menetas dalam waktu 1x24 jam. Dan biasanya lalat akan mencari tempat yang dapat menyediakan makanan saat telur tersebut menetas menjadi larva, paling tidak untuk 7 hari kedepan. Setelah seminggu larva akan berubah menjadi pupa (seperti kepompong pada kupu-kupu), sebelum menjadi lalat yang sempurna.

Mengenai telur lalat pada makanan, hal ini saya alami dalam beberapa hari terakhir ini. Awalnya saat isteri saya menanyakan perihal benda kecil putih tersebut karena terdapat pada makanan, saya tidak terlalu menanggapi dan saya hanya menyuruhnya untuk membuangnya. Tapi ternyata benda tersebut tetap dijumpai pada beberapa hari berikutnya. Akhirnya saya coba browsing di internet, dan ternyata itu adalah telur lalat. 

Kesimpulan yang dapat diambil dari kejadian ini, bahwa kita harus menjaga kepedulian kita terhadap kebersihan lingkungan, termasuk tidak menyepelekan hal-hal baru yang kita temukan. Apalagi pada saat musim hujan. Lebih baik mencari informasi yang lebih pasti agar kita mengetahui perihal baik dan buruknya. Semoga tulisan saya ini dapat bermanfaat bagi semua.
comments (19) | | Selengkapnya...

Dampak Negatif dari Cerita, Gambar atau Video Porno

Penulis : Abi rifqi pada hari Rabu, 18 September 2013 | 23.35

Rabu, 18 September 2013

Assalamu alaykum. Selamat malam buat seluruh rekan-rekan blog rifqi. Kita ketemu lagi dalam postingan saya, yang semoga selalu memiliki manfaat buat rekan-rekan sekalian.

Kali ini saya akan membahas sesuatu yang berhubungan dengan berbau porno, yaitu bagaimana efek negatif dari kebiasaan seseorang membaca cerita, melihat gambar atau menonton film yang berbau pornografi dan porno-aksi.

Menurut sebuah penilitian di Amerika, hampir seluruh pria dewasa pernah menikmati cerita, gambar ataupun film porno. Hal ini disebut-sebut dapat menambah wawasan seksual para pria mengenai variasi seks. Namun sebenarnya ada efek negatif yang lebih besar dari kebiasaan buruk ini, terutama bagi yang belum cukup umur.

Perlu rekan-rekan ketahui, bahwa pada cerita porno ataupun film porno terdapat sesuatu yang dilebih-lebihkan dari kondisi normal. Padahal dalam kehidupan yang nyata, banyak hal yang sama sekali bertentangan dengan fakta yang sebenarnya.

Ada beberapa efek atau dampak negatif dari kebiasaan membaca cerita, melihat gambar, atau menonton video yang berkaitan dengan pornografi dan porno-aksi, antara lain:

A. Selalu Menganggap Wanita sebagai Objek Seksual

Ini merupakan efek buruk pertama dan paling dirasakan bagi yang terbiasa menikmati hal yang berbau porno. Seorang tersebut akan memandang rendah setiap wanita. Wanita dianggapnya sebagai objek seksual seperti yang dicitrakan dalam cerita maupun video porno. Seseorang tersebut akan membayangkan wanita yang ia lihat terutama yang berparas cantik, seperti wanita yang ada dalam objek porno tersebut.

Bagi yang telah berkeluarga, efek negatif ini mengakibatkan seseorang menginginkan setiap hal yang ia lihat, baca, dan tonton tersebut, dilakukan oleh isterinya. Ia bukan lagi menganggap isteri nya sebagai partner melainkan hanya objek seksual. Hal ini akan mengubah seseorang menjadi lebih kasar dan agresif saat berhubungan intim dengan isteri.

B. Memiliki Fantasi yang Terlalu Tinggi

Seseorang yang terbiasa menikmati hal-hal yang berkaitan dengan pornografi dan porno-aksi cenderung sering berfantasi di luar batas yang wajar. Ia selalu membayangkan hal-hal yang ia tonton ataupun baca. Malah fantasi yang timbul melebihi dari cerita ataupun film porno. Efek ini akan terus menerus walaupun seseorang tersebut sedang tidak melakukan aktifitas yang berbau seks. Ia akan sering berangan-angan kosong, yang ada dalam pikiran nya adalah segala hal yang berbau seks.

Efek ini juga perlu diperhatikan oleh para orang tua terhadap anaknya. Karena hal ini bisa berdampak kepada seorang anak hingga ia menjadi malas untuk belajar dan bersekolah. Efek bagi seorang anak akan lebih terasa dengan hilangnya konsentrasi pada aktifitas selain yang berhubungan dengan seks.

C. Lebih Emosional

Biasa nya hal ini terjadi jika tidak ada tempat pelampiasan padahal pada saat yang sama keinginan sudah memuncak. Baik bagi anak di bawah umur maupun seorang dewasa, baik bagi yang sudah menikah apalagi yang belum menikah, hal ini kemungkinan besar akan dialami.

Desakan birahi akibat mengkonsumsi materi yang berbau porno, akan menimbulkan kegelisahan hingga hasratnya tersalurkan. Hal ini akan mengakibat seseorang akan lebih emosional, cenderung cepat marah dan tidak sabar.

D. Ingin Meniru dan Mempraktikan

Efek buruk terakhir ini merupakan efek paling berbahaya. Hal ini dikarenakan seseorang yang sering mengkonsumsi materi yang berbau porno, memiliki keinginan untuk meniru ataupun mempraktikan apa yang diterima nya dari cerita ataupun video porno.

Bagi seorang anak di bawah umur ataupun yang belum menikah, hal ini pasti akan membawa pada hal yang seharusnya dihindari. Tren pacaran bagi muda-mudi saat ini, hanya akan dijadikan sarana untuk melakukan hubungan seksual. 

Bagi yang sudah menikah, efek ini akan menjadi seorang pria ingin mempraktikan aktifitas-aktifitas yang terdapat pada cerita atau film porno kepada istri nya, yang tidak jarang pula dengan adanya paksaan.

Penutup

Demikian beberapa dampak negatif dari cerita, gambar atau video porno. Semoga kita semua bisa melakukan aktifitas yang lebih bermanfaat.
comments | | Selengkapnya...

Pasang Behel atau Invisalign untuk Rapikan Gigi

Penulis : Abi rifqi pada hari Sabtu, 05 Januari 2013 | 00.51

Sabtu, 05 Januari 2013

Assalamu alaykum sobat blog rifqi, selamat pagi.. Membaca memang menambah pengetahuan, tapi akan lebih baik jika pengetahuan yang diperoleh kita bagikan kepada rekan-rekan kita dan ke semua orang. Kali ini saya akan berbagi informasi mengenai Behel atau Invisalign.

Informasi ini saya dapatkan dari sebuah tanya jawab pada Kompas Health bersama drg. Citra Kusumasari, SpKG. Berikut ini penjelasan beliau.

Invisalign adalah suatu merk dagang dari alat ortodonti lepasan buatan Amerika Serikat yang bentuknya transparan. Metode yang digunakan invisalign yaitu menggunakan serangkaian alat dari plastik bening yang dibuat secara khusus untuk setiap individu, yang dipakai 20-22 jam sehari.

Proses perawatan dengan invisalign dimulai dengan pemilihan Dokter Gigi yang tepat. Anda harus memilih Dokter Gigi yang memiliki kemampuan memasang invisalign, karena tidak semua Dokter Gigi atau Ortodontist memiliki sertifikasi pemasangan invisalign. Kemudian pertimbangkan juga masalah biaya, karena biaya yang diperlukan tidak sedikit (sekitar 50 juta rupiah).

Proses selanjutnya adalah memulai perawatan gigi yang diawali dengan tindakan foto Röntgen gigi dan pengambilan gambar gigi sebelum perawatan yang akan diproses menjadi gambar 3 dimensi. Melalui gambar-gambar ini, Dokter Gigi akan memetakan rencana perawatan yang tepat, termasuk gerakan yang tepat bagi gigi anda. Bahkan Dokter Gigi anda, akan memberikan penjelasan virtual mengenai bagaimana gigi anda bergerak pada setiap tahap perawatan.

Setelah memperoleh rencana perawatan gigi untuk anda, proses selanjutnya adalah pembuatan alat untuk meratakan gigi yang secara khusus dibuat untuk gigi anda. Alat ini terbuat dari plastik bebas Bisphenol-A (BPA free) yang halus dan nyaman, serta tidak menyebabkan iritasi pada bagian pipi sebelah dalam dan bibir anda. Proses pembuatan alat ini tidak dilakukan di Indonesia, namun harus dikirim ke Laboratorium di Amerika Serikat, kemudian dikirim kembali ke Indonesia.

Kira-kira setiap 2 minggu, anda akan menggunakan 1 set alat yang baru, sesuai proses pergerakan gigi anda. Untuk memantau kemajuan perawatan gigi, anda juga perlu melakukan kontrol setiap 6 minggu sekali atau lebih.

Masa perawatan gigi dengan invisalign yang diperlukan adalah kurang lebih 1 tahun, namun berbeda-beda pada setiap individu tergantung beratnya kasus.

Namun, tidak semua kasus gigi berantakan dapat diatasi dengan invisalign. Kasus-kasus yang dapat ditangani dengan invisalign hanyalah kasus ringan seperti kasus gigi berjejal yang sangat ringan, atau gigi renggang sedikit. Jika kasus berat yang sudah melibatkan proses pencabutan gigi untuk memperoleh ruangan pada lengkung rahang, biasanya tidak bisa menggunakan invisalign.

Mengenai kasus gigi yang agak maju ke depan dan ada gingsulnya, tidak bisa dilakukan dengan invisalign. Kasus ini memerlukan penggunaan kawat gigi biasa, karena dibutuhkan alat yang mampu menggerakan gigi dengan optimal.

Jika menginginkan kawat gigi yang tidak terlihat, alternatif lain anda dapat menggunakan kawat gigi dengan bracket yang transparan. Kawat gigi yang dipasang di belakang gigi (lingual braces) juga dapat menjadi alternatif, tapi tidak semua kasus dapat menggunakan alat ini.

Jadi baik menggunakan behel maupun invisalign harus disesuaikan dengan kondisi atau kasus gigi kita. Dan yang paling penting adalah penggunaan kedua cara ini sebaiknya hanya untuk gigi yang bermasalah pada susunan gigi.

Sekian dulu informasi ini, semoga dapat bermanfaat buat rekan-rekan blog rifqi. Terima kasih.

comments (1) | | Selengkapnya...

Tips Menyusui Ketika Puasa

Penulis : Abi rifqi pada hari Senin, 01 Agustus 2011 | 15.22

Senin, 01 Agustus 2011

ASI Lancar, Puasa pun Tak Lewat

Menyusui
Bulan Ramadhan telah tiba. Bulan penuh ibadah bagi umat muslim di dunia. Salah satu ibadah yang wajib dilakukan setiap muslim yang telah baligh (cukup umur) adalah berpuasa. Nah, bagaimana dengan ibu hamil dan menyusui?
Puasa Ramadhan hukumnya tetap wajib bagi ibu hamil dan menyusui. Alhamdulillah, Islam memberikan kelonggaran bagi ibu hamil dan menyusui untuk tidak berpuasa dengan berpuasa di lain waktu atau membayar fidyah.

Yang pertama, dikembalikan kepada motivasi atau niat. Jika ibu hamil dan menyusui tidak melakukan ibadah puasa karena mengkhawatirkan kesehatan dirinya, maka dia menganggap dirinya seperti orang sakit. Sehingga cara mengganti puasa sama dengan mengganti puasa dikala orang sakit, yaitu dengan berpuasa di hari lain. Namun, jika mengkhawatirkan bayinya, dianggap seperti orang tua yang tak punya kemampuan sehingga cara menggantinya selain membayar puasa-seperti cara orang tua-yaitu dengan membayar fidyah.

Yang kedua, ibu hamil atau menyusui cukup membayar fidyah saja tanpa harus berpuasa. Karena keduanya tidak berpuasa bukan karena sakit, melainkan karena keadaan yang membuatnya tidak mampu puasa. Kasusnya lebih dekat dengan orang tua yang tidak mampu berpuasa.

Apa dan bagaimana cara membayar Fidyah? Fidyah adalah memberi makan orang fakir miskin. Satu hari puasa diganti dengan satu kali fidyah. Ukuran memberi makan adalah sebesar porsi kita makan 3 kali sehari, yakni sekitar 1 mud atau 600 gram. Jika dirupakan uang, sebesar biaya kita makan 3 kali sehari.

Ketika memberikan fidyah, ada tata caranya juga. Salah satu yang harus diingat adalah jangan lupa mengucapkan berita serah terima/ijab kabul. Misalnya “Saya membayar fidyah kepada saudara, mohon diterima dengan baik”. Jika meminta orang lain yang menyerahkan maka, “Ibu A membayar fidyah kepada saudara, mohon diterima dengan baik”.

Nah, bagi ibu menyusui yang ingin berpuasa bagaimana? Selama kondisi ibu dan bayi sehat, maka diperbolehkan berpuasa. Namun, jika dikuatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan, misalnya kekurangan gizi, produksi ASI berkurang, sakit, dan lain sebagainya, maka Islam menyarankan untuk tidak berpuasa.

Manajemen Laktasi Ibu Menyusui Yang Sedang Berpuasa

Dengan perubahan jadwal makan, bukan berarti asupan makanan yang dikonsumsipun ikut berubah. Yang penting, ibu menyusui tetap makan 3 kali sehari dan secara disiplin mengkonsumsi makanan dengan gizi berimbang, yaitu dengan komposisi 50% karbohidrat, 30% protein dan 10-20% lemak.

Kemudian, hal-hal berikut dapat dilakukan untuk memastikan bahwa produksi ASI selama ibu berpuasa tetap lancar dan berkualitas:
  1. Asupan menu dengan gizi seimbang
  2. Ibu yang sedang menyusui memang membutuhkan tambahan sekitar 700 kalori perhari, 500 kalori diambil dari makanan ibu dan 200 kalori diambil dari cadangan lemak dalam tubuh ibu. Oleh karena itu, penting bagi ibu menyusui yang sedang berpuasa untuk tetap mempertahankan pola makan 3x sehari dengan menu gizi seimbang. Pada saat sahur, ketika berbuka puasa dan menjelang tidur sesudah shalat tarawih. Makan sahur akan menghasilkan energi yang berguna untuk aktivitas kita hari itu. Komposisi makanan dengan gizi berimbang akan menghasilkan sari makanan yang bagus untuk anak.
  3. Perbanyak konsumsi cairan, mulai dari berbuka hingga sahur
  4. Jika bisa minum air putih selama sehari itu sebanyak dua liter, ditambah dengan jenis cairan lainnya seperti juice buah, teh manis hangat dan susu. Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil dan menyusui. Anemia adalah berkurangnya kadar hemoglobin (Hb) dalam darah. Berbuka puasa dengan minum minuman hangat, akan merangsang kelancaran ASI bagi ibu menyusui.
  5. Istirahat yang cukup
  6. Merasa lemas saat berpuasa itu hal yang lumrah, apalagi jika si ibu baru saja menyusui. Cobalah untuk beristirahatlah sejenak, apakah dengan cara tidur atau sekadar relaks menenangkan pikiran. Perlu ibu menyusui ketahui, bahwa semakin sering payudara dihisap oleh bayi, maka produksi ASI akan semakin banyak. Jadi, bila selama puasa ibu tetap rajin menyusui, ASI akan tetap lancar.

Ibu Bekerja

Ibu bekerja yang memerah ASI di tempat kerjanya disarankan untuk tetap melakukan kegiatan memerah ASI seperti biasa dengan tetap memperhatikan tips-tips seperti yang sudah disebutkan diatas ini. Kembali berpegang pada prinsip demand and supply, semakin banyak ASI dikeluarkan maka semakin banyak ASI yang akan diproduksi. Apabila ibu menyusui yang biasa memerah menghentikan kegiatan memerahnya selama bulan puasa, maka ASI yang diproduksi dapat berkurang, yang bukan disebabkan oleh kegiatan berpuasa tetapi karena mengurangi kegiatan memerah tadi.

Bagaimanapun, mendapatkan ASI adalah hak bayi. Jadi, dahulukan kepentingan bayi. Untuk ibu yang memiliki bayi di bawah 6 bulan, memang dianjurkan untuk tidak berpuasa karena bayi sedang dalam tahap ASI Eksklusif dan belum memperoleh makanan tambahan apapun kecuali ASI.
Selamat menunaikan ibadah puasa bulan Ramadhan dan salam ASI!
comments | | Selengkapnya...

Mari Berdonasi

Dukungan rekan-rekan sangat membantu berkembangnya fathinweb. Semoga Berkah....

Mari Donasi

 
Site Info | Disclaimer | Privacy policy | Term of use | Contact Us | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2022. Fathin Web . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger