Artikel terbaru :
Tampilkan postingan dengan label Hobi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hobi. Tampilkan semua postingan

Ngidam Mesin Jahit Pada Kehamilan Kedua

Penulis : Abi rifqi pada hari Rabu, 14 Mei 2014 | 12.57

Rabu, 14 Mei 2014

Janome RE1312
Assalamu alaykum rekan-rekan blog rifqi. Selamat siang.. Apa kabar semua?? Semoga rekan-rekan dalam
keadaan sehat dan bahagia.

Pada postingan kali ini saya ingin menceritakan tentang isteri saya yang ngidam mesin jahit pada kehamilan kedua nya. Insya Allah akhir Mei 2014 ini, anak kedua kami, seorang putri, akan lahir ke dunia yang fana. hehehe.... Sebelumnya mohon doa nya ya...

Nah, karena isteri sedang hamil dan dia memiliki keinginan kuat untuk menjahit, maka saya memutuskan untuk mengabulkan keinginannya. Karena setelah saya pikir-pikir ada untungnya juga kalo doi bisa menjahit. Dan akhirnya kami memutuskan membeli mesin jahit di sebuah toko yang bernama "Aneka Mesin Jahit". Toko ini berlokasi di Jalan Pangeran Jayakarta, dekat dengan Stasiun KRL Jayakarta.

Setelah sampai di toko tersebut, kita sempat bertanya-tanya dulu kepada si penjual mengenai mesin jahit yang paling gampang digunakan oleh pemula. Berdasarkan penjelasan si penjual, saya berkesimpulan bahwa hampir semua merk mesin jahit listrik, beserta tipe-tipe nya, saat ini sangat mudah untuk digunakan oleh pemula. Dan di sini, istri saya memilih mesin jahit Jarome dengan tipe RE1312.

Sebagai informasi buat rekan-rekan, merk mesin jahit Janome ini merupakan satu pabrik dengan mesin jahit Singer. Merk ini merupakan pelopor mesin jahit rumahan, yang mana produk pertama kali yang keluar berupa mesin jahit manual yang digerakkan dengan bantuan kaki. Seperti yang digunakan ibu-ibu sebelum tahun 2000 an.

Ada yang mau tau harga nya?? Untuk Jarome RE1312 ini, harga jual toko tersebut adalah sebesar 2,2 juta rupiah. Wahh lumayan ya..?! Tapi tunggu dulu ada tipe lain yang lebih mahal bahkan jauh lebih mahal. Untuk tipe SUV harga yang ditawarkan sebesar 3,1 juta. Dan jelas saja, tipe ini memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki RE1312.

Gimana ada yang tertarik buat rekan-rekan akhwat?? Barangkali punya hobi sama dengan bunda rifqi. Mudah-mudahan mesin jahit nya bisa bermanfaat. Hehehe... Akhir kata, semoga tulisan ini berguna bagi rekan-rekan yang membaca nya.. Amiiin
comments | | Selengkapnya...

Memelihara Ikan Sapu Sapu di Kolam Koi

Penulis : Abi rifqi pada hari Minggu, 08 September 2013 | 23.41

Minggu, 08 September 2013

Assalamu alaykum. Selamat malam rekan-rekan blog rifqi. Mengisi waktu luang dengan hal yang bermanfaat adalah sesuatu hal yang baik. Oleh karena itu kali ini saya akan membagikan informasi yang insya Allah bermanfaat bagi kita semua.

Masih ada kaitannya dengan hobi memelihara ikan koi. Salah satu problem yang sering ditemui oleh pemelihara ikan koi di kolam adalah kondisi kolam yang begitu cepat dipenuhi oleh lumut maupun ganggang hijau. Tumbuhan ini, menurut infonya, dapat mengganggu kesehatan ikan koi yang cenderung menyukai lingkungan yang bersih. Salah satu solusi untuk permasalahan di atas adalah 'mempekerjakan' ikan sapu sapu di dalam kolam.

Ikan sapu sapu yang termasuk dalam famili Loricariidae ini, merupakan ikan air tawar yang biasanya berada di dasar sungai ataupun kolam. Ikan ini dikenal sebagai pemakan lumut. Oleh karena itu, banyak orang yang memakai jasa ikan ini untuk membersihkan kolam dan aquarium dari lumut.

Ikan ini juga bisa hidup dengan semua jenis ikan hias dan biasanya dijual dalam ukuran kecil ataupun sedang. Meskipun demikian, ikan sapu sapu dapat tumbuh hingga 60 cm, dan menjadi kurang aktif dan kurang bersahabat.

Menurut informasi yang saya baca, ikan sapu sapu cenderung agresif seiring dengan pertumbuhannya. Ikan yang termasuk hewan omnivora ini, akan sangat tertarik pada lendir yang terdapat pada tubuh ikan lain dan akan mencoba menghisapnya saat ia kelaparan. Hal ini tentu saja bisa melukai ikan koi seandainya ukuran koi ini lebih kecil dari ukuran tubuh ikan sapu sapu.

Tapi bukan berarti ikan sapu sapu tidak bisa dipelihara bersama dengan ikan hias yang lain. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Yang pertama ukuran ikan sapu-sapu tidak sama atau lebih besar dari ikan hias di dalam kolam.  Kemudian jumlahnya juga jangan terlalu banyak, karena ikan ini tergolong agresif terhadap sesamanya. Dan bagi yang menggunakan wadah aquarium, sebaiknya ikan sapu sapu juga diberi pakan. Karena alga, ganggang ataupun lumut dalam aquarium tidak cukup untuk pakanan ikan ini.

Satu hal yang perlu diingat, bahwa ikan sapu sapu tidak memakan kotoran ikan, melainkan alga, ganggang, lumut ataupun sisa makanan ikan. Demikian dan semoga bermanfaat.
comments (5) | | Selengkapnya...

Informasi Seputar Ikan Koi

Penulis : Abi rifqi pada hari Jumat, 06 September 2013 | 23.45

Jumat, 06 September 2013

Assalamu alaykum rekan-rekan blog rifqi. Melanjutkan postingan sebelumnya mengenai Hobi Baru Memelihara Ikan Koi, kali ini saya akan membagikan informasi menarik seputar ikan koi. Sedikit copas, tapi sudah dilakukan beberapa editan.. Hmmmm..

Berikut beberapa informasi menarik seputar ikan koi, antara lain:
  1. Ikan Koi adalah jenis ikan mas/karper Cyprinus carpio yang dipelihara untuk menghias rumah, berasal dari Tiongkok dan banyak tersebar di Jepang. Mereka berkerabat dekat dengan ikan mas, dan karena itu banyak orang menyebutnya ikan mas koi.

  2. KOI bisa menjadi teman seumur hidup.
    "Takdir" hidup koi sangat panjang. Ada yang mengatakan 6 bulan, 2 tahun, sampai puluhan tahun. Namun terdapat sebuah info bahwa di Jepang ada yang sampai berumur 200 tahun dengan panjang tubuh 1 meter.

  3. Koi cocok untuk pendidikan
    Meletakkan ikan-ikan koi di kolam sekolah sangat bagus bagi siswa-siswi belajar tentang makhluk hidup ikan.

  4. Bentuk tubuhnya indah.
    Koi berenang dengan gemulai, apalagi yang berukuran besar. Seperti ikan yang sempurna, menggemaskan dan tak pernah membosankan jika dipandang. Keistimewaan lain dari koi adalah keelokan yang dipertontonkan tatkala menyembul dan melompat ke atas air. Sungguh sebuah pemandangan yang istimewa bagi mereka yang hobi memeliharanya.
    Di negara asalnya Jepang, ikan koi bisa mencapai panjang maksimum 120 cm. Sedangkan di Indonesia ikan koi baru bisa mencapai panjang maksimum 75 cm.

  5. Warna-warninya beragam.
    Koi mempunyai corak warna yang sangat beragam dan setiap pola warna koi sangat berbeda. Seperti dalam foto di atas, Koi besar saya merah polos dan satunya merah-putih.

  6. Koi adalah ikan kolam
    Keindahannya hanya terlihat jika dipandang dari atas. Jadi kurang bagus jika dimasukkan dalam akuarium dan dilihat dari samping.

  7. Banyak sekali jenisnya
    Di negeri asalnya, Jepang, ikan koi ada 174 jenis. Tapi di Indonesia sudah banyak pengusaha yang membudidaya ikan ini dan kini mencapai 15 jenis yang populer. Seperti kepingan salju, tidak ada 2 koi yang sama persis corak dan polanya, pasti berbeda satu sama lain.

  8. Koi cukup murah.
    Pada umumnya. orang beranggapan bahwa koi sebagai ikan hias yang harganya mahal. Tapi jika kita mau memeliharanya mulai dari kecil ikan ini tidak terlalu mahal. Di depot ikan hias dekat rumah, koi kecil cuma Rp 25ribu. Sedangkan yang besar mencapai Rp 300ribu. Hebatnya, harga koi juara kontes dapat menembus ratusan juta rupiah.

  9. Koi mudah menyesuaikan diri.
    Koi juga dikenal sebagai ikan yang gampang menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Ikan ini bisa menempati hampir semua kolam/akuarium. Kolam saya cuma berukuran 1 x 1,2 meter dengan kedalaman air hanya 35 cm. Kedalaman ideal seharusnya 80 sampai 150 cm. Jika kolam telalu dangkal, tubuh koi akan terus-menerus terkena sinar ultraviolet dari sinar matahari. Sinar ini menyebabkan warna tubuh ikan menjadi pucat, dan pertumbuhannya pun bisa terhambat. Tinggi kolam minimal 25cm dari bibir kolam untuk mencegah koi melompat ke daratan.

  10. Koi mudah menerima makanan.
    Salah satu sebab mengapa koi mudah dipelihara adalah karena koi mudah menerima makanan apa saja. Saya rutin memberi makan butiran pelet, pagi dan sore. Saya beri remah roti, mereka lahap juga.

  11. Tidak pemilih terhadap perawatnya.
    Pada umumnya sebuah hobi hanya milik perorangan. Kalau seorang ayah mempunyai kegemaran memelihara burung, mungkin anggota keluarga yang lain tidak bisa ikut menikmati karena memang tidak tahu apa yang menarik dari burung tersebut. Tapi kalo memelihara koi, banyak orang yang bisa menikmati keindahannya. Semoga anak-anak saya terus bisa merawat koi-koi ini.

  12. Koi lemah-lembut dan jinak.
    Tidak ada pemimpin dalam kelompok koi, dan tidak ada seekor pejantan kasar yang mengganggu koi betina. Sebagai penghuni lama, koi tidak akan menyiksa koi pendatang baru. Koi sangat lemah-lembut. Bahkan sering dipegang dan dibelai oleh anak saya, mereka menurut saja.

  13. Ikan Samurai.
    Koi terkenal sebagai ikan pemberani dan tidak takut terhadap apa pun sampai mereka dibantai. Oleh karenanya, koi di Jepang disebut sebagai ikan samurai.

  14. Raja Ikan Hias Air Tawar.
    Koi merupakan ikan hias air tawar terbesar dan merupakan ikan bergengsi. Kepalanya besar dengan dihiasi sepasang kumis. Kumis inilah yang membedakannya dengan ikan mas koki, Carassius auratus.

  15. Koi Merupakan Karya Seni Jepang.
    Koi mempunyai sejarah panjang sebagai ikan peliharaan. Ikan ini diimpor ke Jepang dari tempat asalnya di Asia Tengah lewat Cina dan Korea. Kata KOI, menurut penulisan Jepang, memang bisa menimbulkan dua makna berbeda. Makna pertama adalah ikan, sedangkan makna kedua menjadi murni atau sempurna. Dari kedua makna ini, seperti dikutip breederkoi.com, koi bisa diartikan sebagai ikan yang mempunyai garis rapi dan teratur pada sisik di badannya. Artinya, koi merupakan ikan yang benar-benar sangat menguntungkan dan sangat ideal untuk seni.
comments (2) | | Selengkapnya...

Hobi Baru Memelihara Ikan Koi

IKAN KOI
Assalamu alaykum rekan blog rifqi tercinta, dan selamat malam. Jumpa lagi dengan blog rifqi tempat berbagi informasi dunia maya. Kali ini blog rifqi ingin berbagi cerita tentang hobi baru yaitu memelihara ikan koi, serta sedikit informasi mengenai ikan koi.

Ikan koi termasuk dalam jenis ikan mas yang memiliki warna-warna menarik pada punggungnya. Hal ini yang membuat saya berminat memelihara ikan koi di kolam baru yang ada di taman kecil di depan rumah. Di kolam yang berukuran 1.2 x 1.2 meter, dan kedalaman 70 cm, saya mencoba mulai memelihara ikan koi dan beberapa jenis ikan mas.

Sebagai pendatang baru hobis ikan hias, akhirnya saya mencari informasi mengenai ikan koi, dari cara memelihara sampai cara mengobati. Dari warnanya, ada banyak penamaan ikan koi berdasarkan corak warna pada punggungnya, antara lain:
  1. Koi Doitsu Showa, yang memiliki corak merah, putih dengan warna dasar hitam
  2. Koi Kohaku, ikan koi jenis ini memiliki corak warna merah dengan warna dasar putih
  3. Koi Hikari, atau disebut juga koi metalik dengan warna silver tunggal ini termasuk cukup langka.
  4. Koi Utsurimono, koi jenis ini memiliki corak berwarna hitam dengan warna dasar putih.
  5. Koi Sanke, koi jenis ini memiliki corak hitam dan sedikit warna merah dengan warna dasar putih.
Sebenarnya masih banyak lagi jenis ikan koi berdasarkan warna corak di punggung nya. 

Untuk memelihara ikan jenis ini, hal-hal yang harus diperhatikan adalah kolam, sirkulasi air, pemberian pakan dan pengobatan penyakit.

KOLAM
Ukuran kolam sangat berpengaruh bagi kelangsungan hidup ikan koi. Ukuran minimal untuk kolam adalah 1.5 meter x 1 meter dengan kedalaman air minimal 80cm. dan jarak permukaan air dengan bibir kolam adalah 25 cm. 

Kedalaman air ini berfungsi untuk menjadikan temperatur air lebih stabil. Sedangkan jarak bibir kolam ke permukaan air berfungsi agar ikan koi tidak melompat ke daratan dan menjaga keamanan ikan dari serangan pemangsa seperti kucing dan hewan lain. Untuk persyaratan ini kedalaman kolam saya tidak lulus sensor nih. Hehehe...

SIRKULASI AIR
Yang kedua adalah sirkulasi air. Kolam dengan sirkulasi air yang baik menjamin pasokan oksigen dalam air tercukupi. Dan harus dipastikan pada sistem sirkulasi air memiliki sistem filter atau penyaringan. Fungsi filter ini adalah menyaring air kotor yang dihisap dari kolam hingga menjadi bersih sebelum dialirkan kembali ke dalam kolam. Dan dalam hal ini, kolam saya memenuhi syarat. Alhamdulillah..

PEMBERIAN PAKAN
Yang ketiga adalah pemberian pakan. Nahh, pakanan ikan koi harus sesuai dengan usia atau ukuran tubuh ikan koi. Pemberian pelet dengan ukuran besar pada ikan koi yang masih kecil harus dihindari. Termasuk jumlah pakan yang diberikan. Karena ikan koi bisa mati karena kekenyangan. Lagipula pakanan yang tersisa bisa membusuk dan menjadi bakteri.

PENGOBATAN PENYAKIT
Dan yang terakhir adalah pengobatan penyakit. Ikan koi yang baru 2 minggu saya pelihara sudah beberapa ekor yang terkena penyakit. Bahkan ada 4 ekor yang sudah mati. Astaghfirullah. 

Hal yang perlu diperhatikan bagi rekan-rekan (termasuk saya) adalah bagaimana cara mengobati saat koi terkena penyakit. Beberapa penyakit ikan koi di antaranya:
  • Busuk Sirip atau Ekor
  • Jamur Saprolegnia
  • Cacing Kulit
  • Kolumnalis
  • Dropsi
Ciri umum ikan koi yang terkena penyakit adalah berkurangnya kelincahan ikan koi. Ikan tersebut akan lebih banyak diam. Jika menemui hal ini, ikan yang terkena penyakit harus dipisahkan atau dikarantina untuk menjalani pengobatan. Hal ini dilakukan untuk menghindari penularan penyakit kepada ikan yang lain.

Beberapa campuran obat yang dapat digunakan adalah, Fenoksietanol, Nitrofurazon/Kloramin (untuk busuk sirip dan ekor), abate (untuk jamur saprolegnia) dan garam ikan (semua penyakit), Malacite Green 2% (Cacing Kulit). Komposisi yang tepat juga berpengaruh pada pengobatan ikan koi.

Ada info menarik mengenai ikan koi, yaitu bahwa ikan ini bisa mengenali tuannya atau orang yang memeliharanya. Jika tuannya memasukkan tangannya ke dalam kolam, maka ikan-ikan ini akan mendekati tangan tersebut. Oleh karena itu disarankan agar saat memberikan makan, rekan-rekan memasukan tangan yang berisi pakanan ke dalam air. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan semua. Amiin..






comments (2) | | Selengkapnya...

Mari Berdonasi

Dukungan rekan-rekan sangat membantu berkembangnya fathinweb. Semoga Berkah....

Mari Donasi

 
Site Info | Disclaimer | Privacy policy | Term of use | Contact Us | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2022. Fathin Web . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger